Recent Posts

Tuesday, 8 June 2010

Review Tugas Besar Inovasi dan Kewirausahaan

Alhamdulillah dikasih tugas review penjualan juga sama dosen saya Pak Ferdian karena sebelumnya saya sudah banyak mendokumentasikan kegiatan-kegiatan kami selama berjualan. Kami dikasih tugas individu mereview penjualan dari awal dan di tulis dalam sebuah blog. Kebetulan saya punya blog pribadi, ya sudah saya pake buat tugas ini. Link blog ini nanti dikirim ke emailnya Pak Ferdian. Saya mendokumentasikan semuanya dari mulai pergi ke pasar, proses produksi, proses penjualan, dan keuntungannya. Kami berjualan sudah 6 kali, terhitung sejak 16 Mei, 23 Mei, 30 Mei, 6 Juni, 7 Juni, dan yang terakhir hari ini 8 Juni. Setiap kali kami mau berjualan, saya selalu menceritakan dan mendokumentasikan proses-prosesnya di blog saya ini. Sebagai buktinya, setiap kali memposting saya kasih foto-fotonya. Modal awal kami yaitu sebesar 7500 per orang, sampe sekarang terkumpul lumayan banyak lah, bisa balik modal bahkan untung.

Di minggu pertama tanggal 16 Mei mulai berjualan hanya memakai tempat kue yang kecil, jualannya muter-muter bolak-balik di sepanjang pasar nawarin ke orang-orang, Alhamdulillah laku semua. kemudian semakin meningkat dengan memakai meja (sebenernya bukan meja sih tapi kardus tv) di minggu ke dua tanggal 23 Mei, alhamdulillah juga laku semua. Yah karena ga ada meja kecil jadi kita pake kardus tv buat naroh jualannya dan bisa duduk kayak penjual-penjual lainnya. selama 2 minggu kami berjualan tanpa disuruh karena kami melihat kelas lain udah pada jualan semua. Kami pikir, kenapa harus bekerja setelah disuruh? Kenapa kita ga berinisiatif sendiri?

Di minggu ke tiga yaitu pada tanggal 30 Mei, semakin rame karena jualannya barengan sama kelompok2 lain tapi masih satu kelas. Wah hari itu emang rame banget sampe2 cupcorn kami habis tak tersisa, sementara roti jala masih kurang dikenal orang jadi masih ada sisa beberapa kotak. Di minggu ke empat tanggal 6 Juni, kami menjual lebih banyak cupcorn lagi karena kami melihat peluang pasar cupcorn sangat tinggi. Kami tidak lagi berjualan di depan poltek, tapi di depan Learning Center dan pas banget di samping tukang odong-odong yang banyak anak-anak kecilnya. Pas banget kan, target konsumen kami dari awal adalah anak-anak.

Kemudian besoknya tanggal 7 Juni hari senin kami jualan di kampus. Kebetulan di kampus lagi rame karena ada registrasi calon mahasiswa baru dari hari senin sampe hari jumat. Kami pikir ini strategi yang bagus untuk jualan, kan lagi rame2nya tuh. Jualan kami laku semua. Ya udah kami sepakat jualan seminggu ini waktu pulang kuliah. Terus hari ini tanggal 8 Juni kami jualan lagi. Kali ada sedikit hambatan karena hujan mengguyur kota Bandung. Pas banget waktu selesai ngemasin cupcornnya, eh hujan gede. Jadi ga bisa ke kampus. Terpaksa kami jual ke temen2 kosannya tya. Hehe.

Alhamdulillah saya mendapat banyak pengalaman dari mata kuliah ini. Saya menjadi banyak tau gimana cara berdagang dan menjadi pedagang yang baik, belajar gimana susahnya nyari uang dengan keringat sendiri. Ditolak dagangannya sama orang, dibilang kemahalan sama ibu-ibu, ada juga anak kecil yang duitnya ga cukup buat beli cupcorn padahal dia mau beli. Haha ada-ada aja ya. saya juga jadi tau masak dikit2 sih cuma ngegoreng roti jala sama ngerebus jagung. Ga pinter2 banget, yang penting taulah. Saya dulu ga pernah ke pasar, sekarang masuk pasar sampe muter-muter nyari keju ga dapet2 (waktu itu sama fahmi). Udah becek, bau pula. Hehe. Setiap pekerjaan pasti ada resikonya. Dan mulai dari pengalaman ini, saya bersama 3 teman saya (tya, akbar, syawal) berencana membuat bisnis baju karena kami melihat peluang bisnis di bidang fashion di Indonesia sangat menjanjikan dari tahun ke tahun mengikuti perkembangannya. Insya Allah dengan niat yang tulus dan mimpi menjadi orang sukses dapat terwujud. Amin ya Rabb.

Untuk Pak Ferdian, bapak bisa baca postingan-postingan saya sebelumnya tentang dokumentasi dan review tugas besar inovasi kewirausahaan yang diberi label inov atau kuliah. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih Pak.

0 komentar:

Post a Comment